Bebe Rexha punya rencana besar untuk tahun 2019 ini. Pekan lalu ia menggegerkan media sosial dengan ajakan berkolaborasi untuk para popstar sesama berdarah Albania, Dua Lipa, Rita Ora dan Ava Max. Sementara kita menunggu kelanjutan kabar menarik ini, Bebe sudah punya sajian baru.

Setelah sempat memberi teaser akan merilis proyek barunya pekan lalu, Sabtu, 2 Februari, kini ia sudah mengungkap apa proyek tersebut, yaitu sebuah single berjudul ‘Last Hurrah’, dan rencananya akan dirilis Jumat depan, 15 Februari.

View this post on Instagram

2.15 #LastHurrah

A post shared by Bebe Rexha (@beberexha) on

Tahun lalu Bebe bisa menembus Top 20 Billboard 200 dengan album debutnya, “Expectations”. Album menghasilkan beberapa hits single seperti ‘Meant To Be’ dan ‘I’m A Mess’. Mengingat prestasi-nya ini, tentu saja ekspektasi menjadi besar untuk album keduanya.

Dan semoga saja ‘Last Hurrah’, yang disiapkan sebagai single andalan, tak kalah menarik dibandingkan pendahulunya.

UPDATE

I’m done with the drinking, I’m done with the smoking, I’m done with the playing, I’m done with the joking,“, nyanyi Bebe Rexha dalam intro lagu barunya, ‘Last Hurrah’. Tahun baru, maka Bebe Rexha punya resolusi baru pula? Bisa jadi.

Tapi bagaimana dengan sound lagunya? Apakah menawarkan sesuatu yang baru. Yah, sebenarnya tidak juga. Bertempo medium, “Last Hurrah’ adalah pop-anthemik yang tampaknya dipengaruhi ketukan EDM, meski tidak benar-benar danceful, namun tetap saja sebuah banger.

Tapi, boleh dikatakan musikalitas Bebe sudah semakin mantap, tidak terdengar mencoba-coba genre untuk menemukan soundp-nya sendiri. Dimaklumi selepas sukses kolaborasi bersama Martin Garrix dalam ‘In The Name Of Love’, anthem R&B dalam ‘Me Myself & I’, atau fusi electro-country ‘Mean To Be’, Bebe kian percaya diri saja.

Dengar ‘Last Hurrrah’ di bawah ini: